← Semua artikel

Laporan Arus Kas UMKM: Contoh, Metode, dan Format yang Bisa Dipakai

Pelajari laporan arus kas UMKM, contoh operasi, investasi, pendanaan, dan pemeriksaan saldo. Bedakan arus kas dari laba.

Ilustrasi fotorealistik buatan AI untuk laporan arus kas dalam kegiatan usaha Indonesia.
Ilustrasi yang dibuat dengan AI.

Laporan arus kas menjelaskan dari mana kas masuk, untuk apa kas keluar, dan mengapa saldo kas berubah selama suatu periode. Pemilik usaha dapat menggunakannya untuk menilai kemampuan membayar pemasok, gaji, dan cicilan. Laba yang positif belum tentu berarti uang tersedia saat tagihan jatuh tempo.

Laporan ini perlu mencakup kas dan setara kas sesuai kebijakan pelaporan yang digunakan. Jika sumbernya hanya satu rekening koran, hasilnya baru menjelaskan pergerakan rekening tersebut. Uang tunai di laci, rekening lain, dan transaksi yang belum masuk bank perlu diperiksa agar cakupan laporan tidak disalahpahami.

Tiga kelompok arus kas

IAS 7 mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Kerangka pelaporan yang digunakan perusahaan menentukan penerapan rinci, termasuk klasifikasi transaksi tertentu. Ringkasan resmi IAS 7 menjelaskan dasar pengelompokan tersebut.

  • Operasi: penerimaan dari pelanggan dan pembayaran yang berkaitan dengan kegiatan utama, seperti pemasok dan pegawai.

  • Investasi: pembelian atau penjualan aset jangka panjang, misalnya mesin dan peralatan.

  • Pendanaan: perubahan modal dan pinjaman, misalnya setoran pemilik atau penerimaan pinjaman.

Transfer antara dua rekening yang sama-sama termasuk kas usaha tidak menambah kas usaha secara keseluruhan. Jika rekening A mengirim Rp2 juta ke rekening B, mencatatnya sebagai pendapatan akan membuat penerimaan terlihat lebih besar daripada kenyataan.

Contoh laporan arus kas bulanan

Ilustrasi berikut memakai usaha fiktif dengan seluruh transaksi kas telah dicatat. Angka dalam juta rupiah; contoh ini menjelaskan mekanisme, bukan menyatakan kepatuhan terhadap suatu standar.

Saldo kas awal adalah 10. Penerimaan pelanggan 60, pembayaran pemasok 30, dan pembayaran biaya operasi 12. Arus kas operasi menjadi 60 − 30 − 12 = 18. Usaha membeli peralatan 6, sehingga arus kas investasi −6. Usaha menerima pinjaman 8 dan pemilik menarik dana 4; dalam ilustrasi ini arus kas pendanaan 8 − 4 = 4.

Perubahan kas bersih adalah 18 − 6 + 4 = 16. Saldo kas akhir harus 10 + 16 = 26. Angka 26 harus cocok dengan seluruh saldo kas dan setara kas yang masuk cakupan laporan pada akhir periode, setelah penyesuaian yang relevan.

Pinjaman 8 membantu saldo, tetapi bukan penjualan. Penarikan pemilik 4 mengurangi kas, tetapi dalam contoh ini bukan biaya usaha. Dua keputusan klasifikasi tersebut sangat memengaruhi cara membaca hasil.

Format kerja yang bisa disalin

Buat lembar kerja dengan kolom tanggal, referensi, uraian, rekening sumber, kategori aktivitas, kas masuk, kas keluar, dan saldo. Gunakan satu baris untuk satu pergerakan kas; jangan menjumlahkan baris ringkasan dengan detail yang membentuknya.

Untuk ringkasan bulanan, sediakan baris saldo awal, total operasi, total investasi, total pendanaan, perubahan bersih, dan saldo akhir. Rumus pemeriksaannya adalah saldo akhir − saldo awal − perubahan bersih = 0. Simpan daftar transaksi di lembar terpisah agar setiap angka dapat ditelusuri.

Jika memakai Excel, tetapkan format angka yang konsisten. Nilai Rp1.250.000 harus menjadi angka, bukan teks yang mengandung simbol mata uang. Jelaskan apakah pembayaran keluar ditulis negatif atau ditempatkan di kolom tersendiri; jangan menggabungkan dua konvensi tanpa penyesuaian.

Metode langsung dan tidak langsung

Metode langsung menyajikan kelompok penerimaan dan pembayaran kas operasi. Metode tidak langsung berangkat dari laba dan menyesuaikannya untuk transaksi nonkas serta perubahan akun tertentu. IAS 7 membahas kedua pendekatan tersebut; data yang dibutuhkan berbeda.

Rekening koran membantu menelusuri penerimaan dan pembayaran, tetapi tidak otomatis menyediakan piutang, persediaan, penyusutan, atau seluruh saldo awal yang dibutuhkan metode tidak langsung. Pilih metode setelah mengetahui data yang tersedia dan kerangka pelaporan usaha.

Pemeriksaan sebelum memakai laporan

Pastikan periode konsisten, semua rekening yang relevan tercakup, saldo awal terkonfirmasi, dan transaksi antar rekening tidak dihitung dua kali. Telusuri setoran pemilik, pinjaman, pengembalian dana, serta pembayaran aset sebelum menganggap semua uang masuk sebagai pendapatan atau semua uang keluar sebagai beban.

Arus kas operasi yang negatif perlu ditelusuri: apakah penjualan belum tertagih, persediaan meningkat, atau pembayaran pemasok lebih cepat daripada penerimaan pelanggan? Untuk perhitungan yang lebih rinci, gunakan contoh rumus arus kas. Untuk melihat perbedaan dengan laba, baca cash flow statement dan laba rugi.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah saldo bank sama dengan arus kas?

Saldo bank adalah posisi pada suatu tanggal. Arus kas adalah perubahan selama periode. Satu saldo akhir tidak menjelaskan sumber perubahan tersebut.

Apakah usaha kecil wajib memakai semua bentuk laporan yang sama?

Kebutuhan internal dan kewajiban pelaporan dapat berbeda. Tentukan kerangka dan tujuan laporan sebelum menganggap satu format berlaku untuk setiap usaha.

Nexius AI membantu mengolah sumber transaksi yang didukung menjadi bahan laporan dan menyediakan tahap peninjauan pemetaan. Lengkapi sumber serta periksa cakupan hasil sebelum menggunakannya untuk keputusan usaha.

Nexius AI dimiliki dan dikelola oleh PT. Indonesia Kuat Sejahtera.

Nexius AI dimiliki dan dikelola oleh PT. Indonesia Kuat Sejahtera.